SOSIALISASI PENGGUNAAN TES CEPAT MOLEKULER (TCM) UNTUK DETEKSI DINI TUBERKULOSIS (TBC) BAGI KADER KESEHATAN DI PUSKESMAS DELI TUA
Keywords:
Mycobacterium tuberculosis, Pelatihan, Metode tes cepat molekulerAbstract
Kader kesehatan memiliki kerentanan tinggi terhadap paparan Tuberkulosis (TBC), yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis dan menular melalui percikan dahak penderita. Risiko ini semakin meningkat karena kader sering berinteraksi langsung dengan pasien saat memberikan edukasi maupun pelayanan kesehatan di puskesmas.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tingkat risiko infeksi TBC pada kader kesehatan di Puskesmas Deli Tua, (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta (3) mengevaluasi strategi pencegahan melalui edukasi dan pemeriksaan laboratorium. Metode yang digunakan mencakup pelatihan kader guna meningkatkan kewaspadaan, serta penerapan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang mampu mempercepat dan meningkatkan akurasi pemeriksaan TBC dibandingkan metode mikroskopis konvensional.
Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap kader dalam pencegahan infeksi, sementara TCM terbukti efektif dalam mempercepat diagnosis TBC sehingga pengobatan dapat segera diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas kader kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada upaya penanggulangan TBC di masyarakat.
References
WHO, Support, G. F., Qin, Z., Peng, R., Baravik, I. K., Liu, X., Park, S. M., Sabour, A. F., Son, J. H., Lee, S. H., Lee, L. P., Pai, N. P., Dhurat, R., Potter, M., Behlim, T., Landry, G., Vadnais, C., Rodrigues, C., Joseph, L., Infectious Diseases Society of America (IDSA). (2017). Implementing Tuberculosis Policy framework Tuberculosis Policy framework. Nature Biomedical Engineering, 4(7), 1–47. http://dx.doi.org/10.1038/s41551- 021-00760-7%0Ahttp://dx.doi.org/10.1038/s41564-018-0295-3%0A https://doi.org/10.1016/j.matt .2020.06.015%0A https://apps.who.i nt/iris/handle/10665/331708.
Silviani Y., Nirwana A. P.,Wahyudi D. (2023). Kualitas Sampel Sputum dan Penundaan Pemeriksaan Terhadap Hasil TCM dan Mikroskopis Pasien Terduga Tuberculosis. Jurnal Media Analis Kesehatan, 14(2),91–99,. https://doi.org/10.32382/jmak.v14i2.319.
Khariri, Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, & Ri, B. L. K. K. K. (2020). Pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) pada Sputum dengan Metode Pewarnaan Ziehl Neelsen (ZN) untuk 38 Diagnosis TB Paru. Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi 2020, 3(1), 132–139. https://jurnal.yapri.ac.id/index.php/semnassmipt/article/view/159
Insani, I. S., Karo, A., Sulistiawati, N. T. (2019). Perbandingan Hasil Pemeriksaan Mikroskopis BTA Negatif dengan Tes Cepat Molekuler. Jurnal Media Analis Kesehatan, 3(1), 1–6.
Kalma, K., & Adrika, A. (2019). Perbandingan Hasil Pemeriksaan Basil Tahan Asam Antara Spesimen Dahak Langsung Diperiksa dengan Ditunda 24 Jam. Jurnal Media Analis Kesehatan, 9(2),130–135. https://doi.org/10.32382/mak.v9i2.682.
Kemenkes RI. (2017). Petunjuk Teknis Pemeriksaan Tuberkulosis Menggunakan Alat GeneXpert Jakarta. Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jekson Martiar Siahaan, Nurmala Sari, Firdaus Fahdi, Vitrilina Hutabarat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.