EDUKASI PENTINGNYA TABLET Fe UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PMB EKA SRIWAHYUNI

Authors

  • Sulastri Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
  • Putri Ayu Yessy Ariescha Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
  • Nurul Aini Siagian

Abstract

Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan yang cukup prevalen di Indonesia dan dapat menimbulkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, seperti persalinan prematur dan berat badan lahir rendah. Kekurangan zat besi (Fe) merupakan penyebab utama anemia pada ibu hamil. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah dengan rutin mengonsumsi tablet Fe selama kehamilan. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya konsumsi tablet Fe masih rendah di wilayah PMB Eka Sriwahyuni. Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi, diharapkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif terhadap konsumsi tablet Fe dapat tercapai. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung, distribusi brosur, dan diskusi interaktif kepada ibu hamil di posyandu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai manfaat tablet Fe, serta peningkatan jumlah ibu hamil yang rutin mengkonsumsi tablet Fe. Diharapkan, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka anemia selama kehamilan dan meningkatkan kesehatan ibu dan janin di wilayah tersebut.

References

WHO. (2011). Worldwide prevalence of anaemia 1993–2005. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2015). Guidelines on iron deficiency anaemia. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2016). Guidelines for the control of iron deficiency anaemia. Geneva: World Health Organization.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Notoatmojo, S. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Yanti, S., & Sari, P. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123-130.

Downloads

Published

2025-07-01